• Tentang CPMH
  • Media
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Psikologi
Center for Public Mental Health
  • TENTANG KAMI
    • TENTANG CPMH
    • Visi dan Misi
    • LANGKAH GERAK
    • MITRA
    • Tim Kami
  • AKTIVITAS
    • Advokasi
    • Kuliah Online (Kulon)
    • Mindtenance
    • Mindspiration
    • LAIN-LAIN
  • SUMMER COURSE
    • 2026
    • 2025
    • 2024
    • 2023
    • 2017-2022
  • ARTIKEL PSIKOEDUKASI
  • E-LIBRARY
  • Beranda
  • Berita CPMH
  • Seminar “Memahami Potensi Anak Berkesukaran Belajar dalam Tinjauan Neurologis dan Psikologis” Dan Lokakarya “Strategi Deteksi dan Menangani Anak Berkesukaran Belajar”

Seminar “Memahami Potensi Anak Berkesukaran Belajar dalam Tinjauan Neurologis dan Psikologis” Dan Lokakarya “Strategi Deteksi dan Menangani Anak Berkesukaran Belajar”

  • Berita CPMH
  • 5 March 2012, 07.37
  • Oleh:
  • 2

Center for Public Mental Health Psikologi Universitas Gadjah Mada, khususnya Divisi Pendidikan, memiliki kepedulian terhadap isu-isu kesehatan mental di sekolah. Hal ini sejalan dengan visi misi Divisi Pendidikan dalam rangka mewujudkan Sekolah Indonesia Sejahtera. Adapun cara yang ditempuh untuk merealisasikan visi misi tersebut antara lain dengan menyelenggarakan pelatihan maupun seminar-seminar mengenai kesehatan mental di sekolah. Salah satu seminar yang baru saja dilaksanakan adalah seminar yang bertajuk  Memahami Dan Strategi Mengembangkan Potensi Anak Berkesukaran Belajar pada tanggal 24 dan 25 Februari 2012.
Isu mengenai kesukaran belajar tersebut berangkat dari sebuah survey yang menunjukkan bahwa sebanyak 54% permasalahan yang terjadi pada siswa SD, merupakan permsalahan kognitif atau yang berkaitan dengan kesukaran belajar, khususnya pada mata pelajaran matematika dan bahasa. Kesukaran tersebut dapat berupa kesulitan memahami penjumlahan bersusun, memahami soal cerita matematika, hingga phobia matematika, maupun seperti ketidaklancaran membaca, membaca secara lambat, menghilangkan  dan menambahkan kata dari teks yang dibaca, dan tidak memahami isi teks bacaan.
Pada kenyataannya, kesukaran yang muncul pada kelas dasar (1,2,dan 3) sekolah dasar sering tidak terdeteksi oleh Guru maupun Orangtua. Hal tersebut sering dianggap sebagai hal yang wajar. Padahal, justru inilah titik awal kekompleksan masalah. Ketidaklancaran mengerjakan matematika dan berbahasa baru dianggap sebagai masalah ketika anak sudah  duduk di kelas 3 atau 4 SD, yakni ketika anak dituntut untuk mempelajari dan menguasai materi ajar. Pada tingkat kelas ini, anak dianggap bermasalah jika tidak dapat memahami pelajaran, tidak dapat menjawab pertanyaan, dan sering gagal dalam mengerjakan soal ulangan.
Mereka bukannya tidak berusaha; faktanya, kemampuan mereka untuk menerima dan memahami pelajaran yang diberikan guru tidaklah sebaik anak-anak lain. Sehingga tidak jarang muncul perilaku negative di kelas, seperti tidak bisa duduk tenang maupun tidak tuntas mengerjakan tugas sekolah. Perilaku negative tersebut muncul karena adanya perasaan tidak mampu dan tidak percaya diri. Dengan kata lain, perilaku negative merupakan kompensasi dari perasaan-perasaan negatif yang terkait dengan rendahnya motivasi anak untuk meningkatkan kemampuan dirinya.
Semiloka yang telah diselenggarakan pada tanggal 24-25 Februari 2012 banyak mengulas kesukaran belajar dalam berbahasa dan matematika secara komprehensif dari tinjauan neurologis dan psikologis. Sementara itu, dalam lokakarya tersebut akan banyak memberikan cara-cara menemukeli secara dini beserta tips-tips menangani anak dengan kesukaran belajar. Pembicara yang hadir merupakan ahli di bidang neurologi yaitu dr. Herini, Sp.A (K)., serta ahli perkembangan psikologi anak maupun psikologi belajar yaitu Dr. MG. Adiyanti,SU., Psikolog, Supra Wimbarti, PhD.MSc., dan Prof. Dr. Amitya Kumara, MS. Psi,Psikoterapis. Semiloka ini dihadiri oleh 54 peserta dari berbagai daerah, seperti Yogyakarta, Madiun, Makasar, dan beberapa daerah lainnya yang dengan antusiasnya terlibat aktif di setiap sesi seminar maupun lokakarya.
Respon positif dari peserta juga merupakan kebanggaan bagi CPMH sendiri untuk terus memasyarakatkan isu-isu mengenai kesehatan mental di sekolah. CPMH juga sudah menyiapkan beberapa agenda seminar dan pelatihan yang rencananya akan diadakan tahun 2012 ini untuk mewujudkan Sekolah Indonesia yang Sejahtera.
 

Tags: anak belajar kesukaran

Comment (2)

  1. waloetz 14 years ago

    untuk bulan-bulan ini atau juli/agustus ada seminar apa lagi ?
    dan di adakan dimana ? trma kasih

  2. mie nun 14 years ago

    apakah ada seminar lagi? atau adakah konsultasi diluar seminar seblumnya yg bisa kami ikuti. bgm caranya?
    terimakasih sebelumnya.

Berita Terbaru

  • Kesehatan Jiwa Anak Dimulai dari Keluarga, CPMH UGM Dorong Penguatan Kebijakan
  • Peran Mental Health Agent dalam Pencegahan Bunuh Diri dan Dukungan Kesehatan Mental Mahasiswa
  • Kesehatan Jiwa di Gunungkidul Jadi Perhatian, CPMH Fakultas Psikologi UGM Dorong Penguatan TPKJM
  • Film Harmoni: Healing Together Diputar di Italia, Angkat Kolaborasi Kesehatan Mental dan Agama
  • Judi Online di Lingkungan Kerja: Dampak Psikologis dan Pentingnya Deteksi Dini
Universitas Gadjah Mada

Center for Public Mental Health
Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Gedung D Lantai 6 Ruang D-603
Jl. Sosio Humaniora Bulaksumur Yogyakarta 55281 Indonesia
Email: cpmh@ugm.ac.id
Telepon: +62 274 550435 ext. 145
WhatsApp/sms: +62 8132 739 5698

Media Sosial:
Instagram: @cpmhugm

X: @cpmhugm
Facebook: CPMH Psikologi UGM
Threads: @cpmhugm
LinkedIn: Center for Public Mental Health UGM
YouTube: CPMH Psi UGM

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY