• Tentang CPMH
  • Media
  • Latest News
  • Ranah Keluarga
  • Ranah Sekolah
  • Ranah Komunitas
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Psikologi
Center for Public Mental Health
  • TENTANG KAMI
    • TENTANG CPMH
    • Visi dan Misi
    • LANGKAH GERAK
    • MITRA
    • Tim Kami
  • AKTIVITAS
    • Advokasi
    • Kuliah Online (Kulon)
    • Mindtenance
    • Mindspiration
    • LAIN-LAIN
  • SUMMER COURSE
    • 2026
    • 2025
    • 2024
    • 2023
    • 2017-2022
  • ARTIKEL PSIKOEDUKASI
  • E-LIBRARY
  • Beranda
  • Berita CPMH
Arsip:

Berita CPMH

Mempersiapkan Mahasiswa sebagai Penolong Pertama melalui Pelatihan Psychological First Aid

Berita CPMHKegiatan LainPengabdian Kepada MasyarakatRilis Tuesday, 21 July 2026

Hampir setiap orang yang mengalami situasi darurat atau krisis akan merasakan tekanan psikologis, meskipun sebagian besar dapat pulih seiring waktu apabila memperoleh dukungan yang tepat. Oleh karena itu, World Health Organization (WHO) merekomendasikan Psychological First Aid (PFA) sebagai bentuk dukungan awal yang bersifat manusiawi, suportif, dan praktis bagi individu yang sedang mengalami tekanan akibat peristiwa krisis. PFA tidak dimaksudkan sebagai terapi, melainkan pertolongan pertama psikologis yang membantu seseorang merasa lebih aman, tenang, serta terhubung dengan bantuan yang dibutuhkan. read more

Mengenal Diri sebagai Langkah Awal Menjaga Kesehatan Mental Remaja

Berita CPMHKegiatan LainPengabdian Kepada MasyarakatRilis Monday, 20 July 2026

Masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan identitas diri. UNICEF menekankan bahwa kesehatan mental yang baik membantu remaja belajar secara optimal, membangun hubungan yang sehat dengan orang lain, serta mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupannya. Oleh karena itu, penguatan konsep diri dan ketahanan psikologis menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang remaja, terutama ketika memasuki lingkungan pendidikan yang baru dan menghadapi berbagai tantangan akademik maupun sosial. read more

CPMH UGM Edukasi Remaja Bijak Menggunakan Gadget

Berita CPMHKegiatan LainPengabdian Kepada MasyarakatRilis Monday, 20 July 2026

Penggunaan gadget dan media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari remaja di seluruh dunia. Namun, laporan terbaru World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang bermasalah pada remaja meningkat dari 7% pada tahun 2018 menjadi 11% pada tahun 2022. Laporan yang melibatkan hampir 280.000 remaja di 44 negara tersebut juga menemukan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan berkaitan dengan menurunnya kesejahteraan mental dan sosial, serta meningkatnya risiko kecemasan, depresi, hingga penurunan prestasi akademik. Kondisi ini menunjukkan pentingnya meningkatkan literasi digital agar remaja mampu memanfaatkan teknologi secara sehat, kritis, dan bertanggung jawab. read more

CPMH Perkuat Keterampilan Sosial Emosional Santri Pesantren

Berita CPMHKegiatan LainPengabdian Kepada MasyarakatRilis Wednesday, 15 July 2026

Budaya senioritas yang tidak sehat masih menjadi salah satu tantangan di lingkungan pendidikan berasrama. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berulang kali mengingatkan pentingnya mencegah segala bentuk kekerasan dan perundungan yang kerap berakar pada relasi senior-junior yang tidak setara. Oleh karena itu, penguatan keterampilan mengelola konflik dan berkomunikasi secara sehat menjadi salah satu upaya penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan peserta didik. read more

The Online Summer Lecture Series #1

Berita CPMHRilis Tuesday, 10 November 2020

The Online Summer Lecture Series, merupakan seri kuliah musim panas online yang diselenggarakan oleh Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi UGM. Seri kuliah ini disajikan sebagai pengganti kursus musim panas internasional ke-4 tentang keterampilan advokasi dalam pengembangan sistem kesehatan mental yang tertunda untuk tahun 2021 karena pandemi Covid-19. Acara yang dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Prof. Dr. Faturochman, M.A., ini diadakan dalam dua sesi dimana sesi pertama dilaksanakan pada tanggal 20 – 23 Juli 2020 dengan narasumber yang berbeda setiap harinya.

Sebagai moderator acara yaitu Direktur CPMH Ibu Dr. Diana Setiyawati, sukses memandu acara dari awal hingga akhir sesi pertama diikuti kurang lebih 400 peserta secara daring melalui WEBEX. Peserta The Online Summer Lecture Series memiliki latar belakang yang beragam seperti mahasiswa, dosen, psikolog, karyawan, hingga ibu rumah tangga. Acara ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sehingga siapapun bisa mengikuti kegiatan ini.

Sesi pertama dari The Online Summer Lecture Series tanggal 20 Juli 2020, diisi oleh Ruth Wraith. Wraith adalah Dosen di University Of Melbourne, Australia dan juga seorang ahli dalam bidang anak-anak, keluarga, dan trauma anak-anak dalam pemulihan bencana. Selain itu, ia juga salah satu pelapor dan pelatih internasional mengenai masalah pemulihan pasca bencana. Pada saat bencana Tsunami Aceh tahun 2004 Wraith pernah menjadi penasihat kesehatan mental. Materi yang disampaikan adalah

Understanding COVID-19 as a disaster: reframing pandemics to gain strength read more

[NEW] 2018 International Summer Course on Advocacy Skills in Mental Health System Development: From Research to Policy

Berita CPMH Wednesday, 15 November 2017

Agenda – International Workshop – Eliminating Restraint of Persons with Mental Illness in Indonesia: A Review of Progress

Berita CPMH Wednesday, 23 August 2017

Back
Day 1
Saturday, 23 September 2017

Time Agenda Speakers
08.30-09.00 Welcome and Introduction to the Workshop Chair: Dr. Rahmat Hidayat

  • A/Prof. Harry Minas
  • dr. Hervita Diatri, Sp.KJ
09.00- 09.30 Riskesdas Pasung Data
  • dr. Sri Idaiani, Sp.KJ
09.30-10.00 Pasung data from provincial IBP programs
  • dr. Hervita Diatri, Sp.KJ
10.00-10.30 Morning Break
10.30-11.15 The Ministry of Health Indonesia Bebas Pasung program
  • dr. Irmansyah, Sp.KJ
  • dr. EkaViora, Sp.KJ
11.15-12.00 The Ministry of Social Affairs Gerakan Stop Pemasungan program
  • Drs. Bambang Sugeng, MM.
12.00-13.00 Lunch Break
13.00-15.00 Panel Discussion

  •  Indonesian Mental Health Law
  • Indonesian Disability Law
  • Presidential Regulation about the National Action Plan for Human Rights 2015-2019
  • IBP Implementation Guidelines: Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Pemasungan pada Orang Dengan Gangguan Jiwa
  • 5-Party MoU on eliminating Pasung in Indonesia
Moderator: Dr. Rahmat Hidayat

  • dr. Albert Maramis, Sp.KJ
  • dr. Hervita Diatri, Sp.KJ
  • Komnas HAM
  • dr. Hervita Diatri, Sp.KJ
  • Drs. Bambang Sugeng, MM.
15.00-15.30 Afternoon Break
15.30-17.00 Panel Discussion
Lessons learned from the Yogyakarta Bebas Pasung policy and program
Moderator: Dr. Diana Setiyawati

  • dr. Ida Rochmawati, Sp.KJ
  • dr. Arida Oetami, M.Kes.
17.00-18.00 Breaking the Chains: documentary movie for free pasung advocacy
  • Dr. Erminia Colucci
  • Agus Sugianto, S.Pd.
18.00-18.30 Break
18.30-19.00 Breaking the Chains: documentary movie for free pasung advocacy (cont.)
  • Dr. Erminia Colucci
  • Agus Sugianto, S.Pd

 
Day 2
Sunday, 24 September 2017

Time Agenda Speakers
08.30-09.45 Good health and social policy – implementation challenges and opportunities
  • A/Prof. Harry Minas
09.45-10.30 Technical workshop / Small group discussions
Policy and Program Successes

  1. What have been the main successes of the national and provincial policies and programs to eliminate Pasung?
  2. What have been the main contributors to success?
  3. What have been the reasons for varied implementation across provinces?
Facilitators

  • A/Prof. Harry Minas
  • dr. Hervita Diatri, Sp.KJ
  • Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti
  • Dr. Rahmat Hidayat
  • Dr. Diana Setiyawati
10.30–11.00 Break
11.00-12.30 Technical workshop / Small group discussions
Policy and Program Challenges and Failures

  1. What have been the main challenges faced by the national and provincial policies and programs to eliminate Pasung?
  2. What have been the main reasons for /contributors to incomplete and ineffective implementation of national and provincial policies and programs to eliminate Pasung?
Facilitators

  • A/Prof. Harry Minas
  • dr. Hervita Diatri, Sp.KJ
  • Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti
  • Dr. Rahmat Hidayat
  • Dr. Diana Setiyawati
12.30-13.30 Lunch Break
13.30-15.00 Technical workshop / Small group discussions
What needs to be done to accelerate implementation, at national and provincial levels, of Indonesia Bebas Pasung, Gerakan Stop Pemasungan, and Provincial Bebas Pasung programs in the following areas?

  1. Financial and other resource mobilization for bebas Pasung program implementation
  2. Effective intersectoral collaboration
  3. Information systems and data, and monitoring and evaluation
  4. Human resources / workforce strengthening
  5. Development and strengthening of mental health and social services
  6. Strengthening of human rights protections
  7. Community education and engagement, and development and strengthening of civil society organisations
Facilitators

  • A/Prof. Harry Minas
  • dr. Hervita Diatri, Sp.KJ
  • Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti
  • Dr. Rahmat Hidayat
  • Dr. Diana Setiyawati
15.00-15.30 Afternoon Break
15.30-16.30 Presentations by small groups of discussions and conclusions Facilitators

  • A/Prof. Harry Minas
  • dr. Hervita Diatri, Sp.KJ
  • Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti
  • Dr. Rahmat Hidayat
  • Dr. Diana Setiyawati
16.30-17.00 General discussion
17.00 Workshop Close and Farewell Dr. Rahmat Hidayat

 
Back

International Short Course on Advocacy Skills in Mental Health System Development: from Research to Policy

Berita CPMHKegiatan Tuesday, 11 July 2017


 
Mental health disorders have become a world-wide problem as a result of its contribution to the current and predicted global burden in the future. However, huge treatment gap in most countries, especially lower-middle-income countries, is still evident, reflecting the poor concern of the government in regards to the issue. Many countries world-wide take mental health issues as a non-priority, which leaves advocacy in mental health system development to walk a long journey ahead.
International Short Course on Advocacy Skills in Mental Health System Development: from Research to Policy is a 2 weeks course designed to answer the need for advocacy skill training in developing mental health system.
This course is intended for students (undergraduate, post-graduate, doctoral), researchers, mental health professionals (psychiatrist, psychologist, mental health nurse, GP, and other clinicians) as well as policy makers from any countries world-wide who have concern in the development of mental health system.
This course materials will be delivered by experienced experts in the area of mental health system advocacy. It will also include small group works, discussions, as well as field trip to local community-based mental health rehabilitation facility.
 

  • Prof. Harry Minas – University of Melbourne
  • A/Prof. Hans Pols – University of Sydney
  • Dr. Sudipto Chatterjee – University of Melbourne
  • Dr. Erminia Colucci – Middlesex University London
  • Prof. Theo Bouman – University of Groningen
  • Prof. Ali Ghufron Mukti – Directorate General of Resources for Science, Technology and Higher
    Education – Indonesia
  • Prof. Laksono Trisnantoro – Universitas Gadjah Mada
  • Prof. Sofia Retnowati – Universitas Gadjah Mada
  • Dr. Rahmat Hidayat – Universitas Gadjah Mada
  • Dr. Elan Satriawan – Universitas Gadjah Mada
  • Dr. Diana Setiyawati – Universitas Gadjah Mada
  • read more

    SEMINAR Sistem Kesehatan Mental di Indonesia Dulu, Kini, dan Nanti

    Berita CPMH Wednesday, 6 April 2016

    Hans is currently engaged in a research project on the history of medicine in the Dutch East Indies and Indonesia. He currently focuses on the roles Indonesian physicians have played in the social, cultural, and political movements in the Dutch East Indies and Indonesia in the 1950s. He is also researching the nature of Indonesian herbal medicine or jamu and the way it relates to modern medicine.
    http://sydney.edu.au/science/people/hans.pols.php

    SEMINAR DAN WORKSHOP SEHARI: DETEKSI DINI & MANAJEMEN KELAINAN PADA BALITA DALAM SETTING SEKOLAH DAN KELUARGA

    Berita CPMH Wednesday, 30 March 2016

    seminar deteksi dini
    Setiap individu berkembang karena interelasi aktif antara individu dan lingkungan. Kemampuan individu yang diidentifikasi merupakan dasar untuk perkembangan selanjutnya adalah potensi intelektual, kepribadian, emosi, kondisi fisiologisnya dan biologisnya. Faktor ini dapat dioptimalkan perkembangannya oleh stimulasi dari lingkungan. Dalam lingkungan anak terdapat berbagai faktor seperti orang tua, teman, lembaga, dan aktivitas yang masing-masing mempunyai peran berbeda dalam perkembangan anak. Antara faktor yang ada dalam diri individu dan faktor lingkungan saling berinteraksi, sehingga terbentuklah anak seperti yang ada saat ini (Santrock, 2011).
    Interelasi antara individu dan lingkungan menimbulkan satu norma-norma tertentu pada kelompok usia. Norma atau acuan yang dimaksud oleh Havighurst (1972) disebut dengan tugas perkembangan. Tugas perkembangan dirumuskan oleh Havighurst adalah tugas yang muncul dalam kurun waktu tertentu dalam kehidupan individu yang harus dilaksanakan oleh individu agar timbul rasa kompeten dan puas. Tugas perkembangan dimulai sejak anak di dalam kandungan sampai individu mencapai usia lanjut. Jika individu berhasil menyelesaikan tugas perkembangan pada kurun waktu yang telah ditentukan, maka akan menimbulkan rasa kompetensi dalam memenuhi tuntutan masyarakat dan diri sendiri sehingga individu akan merasa bahagia. Selanjutnya individu akan masuk ke tugas perkembangan selanjutnya. Namun jika individu gagal dalam menyelesaikan tugas perkembangannya, maka akan timbul perasaan tidak kompeten.
    Jika tidak dipahami secara sempurna, kondisi ini dapat menyebabkan guru dan orang tua menjadi cemas dan kemungkinan timbul sikap negatif terhadap anak (Hallahan, Kauffman, & Pullen, 2012). Perlakuan yang kurang tepat pada anak akan memperparah keadaan. Kondisi ini lebih lanjut dapat menyebabkan anak menjadi kurang bahagia. Oleh  karena itu, keterampilan melakukan deteksi dini kelainan anak balita sangatlah penting, agar bisa tertangani sedini mungkin sehingga bisa mengoptimalkan perkembangan anak sesuai dengan tugas perkembangan.
     
     
     
    Detail acara:
     
    Sabtu, 9 April 2016
    G-100 Fakultas Psikologi UGM

    Seminar: Pukul 08.00-10.00
    Ticket: Rp 75.000,-
    Workshop 10.30-16.30
    Ticket: Rp 225.000,-
    Seminar + Workshop
    Ticket: Rp 250.000,-
    Bersama para pakar:
    1. dr. Purboyo Solek Sp.A (K)
    Konsultan Syaraf Anak, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fak. Kedokteran UNPAD
    Dewan Pembina/Konsultasi Asosiasi Disleksia Indonesia
    Penanggung jawab Pengembangan Program Kelas Layanan Khusus Disleksia, Kelas Vokasional dan Flexi School di Indigrow Child Development Center Bandung, Rumah Sakit Melinda 2
    2. dr. Kristiantini Dewi Sp.A
    Ketua Umum Asosiasi Disleksia Indonesia
    Kelas Layanan Khusus Disleksia, Kelas Vokasional dan Flexi School di Indigrow Child Development Center Bandung, Rumah Sakit Melinda 2
    3. Supra Wimbarti, M.Sc., Ph.D
    Dosen Fakultas Psikologi UGM
    Ahli Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus
    Ketua Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Psikologi Indonesia
    Output skill:
    1. Ketrampilan melakukan deteksi dini kelainan anak balita (disleksia, autis, ADHD, CP, epilepsi).
    2. Ketrampilan manajemen kelainan anak balita (disleksia, autis, ADHD, CP, epilepsi).
    Anda yang harus hadir:
    – Guru
    – Psikolog
    – Orangtua
    – Dokter Anak
    – Tokoh Masyarakat
    – Mahasiswa Psikologi dan Pendidikan
    – Pemerhati Pendidikan Inklusi
    Pendaftaran
    1. Mengisi formulir dengan cara:
    Cara 1: mengisi formulir online di http://bit.ly/1R0bo78
    atau
    Cara 2: melalui SMS/WA ke nomor 081327395698 dengan format
    NAMA_PEKERJAAN_INSTITUSI_NO.HP_EMAIL
    2. Transfer biaya pendaftaran ke no. rek. Bank Mandiri 8888813073011029 a.n. UGM FPS CPMH KERJASAMA dengan referensi nomor HP Anda.
    3. Konfirmasi pendaftaran dengan mengirimkan bukti transfer ke email cpmh@ugm.ac.id atau SMS/WA.
    Contact Person:
    CPMH (081327395698) | cpmh@ugm.ac.id

    12

    Berita Terbaru

    • Mempersiapkan Mahasiswa sebagai Penolong Pertama melalui Pelatihan Psychological First Aid
    • Mengenal Diri sebagai Langkah Awal Menjaga Kesehatan Mental Remaja
    • CPMH UGM Edukasi Remaja Bijak Menggunakan Gadget
    • CPMH UGM Edukasi Remaja Menghadapi Tekanan Secara Sehat
    • Bipolar dan Aku: Menjalani Hidup di Antara Dua Kutub
    Universitas Gadjah Mada

    Center for Public Mental Health
    Fakultas Psikologi
    Universitas Gadjah Mada

    Gedung D Lantai 6 Ruang D-610
    Jl. Sosio Humaniora Bulaksumur Yogyakarta 55281 Indonesia
    cpmh.psikologi[at]ugm.ac.id
    +62 (274) 550435 (hunting)
    +62 (274) 550435 ext 100

    © Universitas Gajah Mada

    KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY