Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Pendampingan Psikologi bagi Pengampu Akademik dan Kemahasiswaan yang diselenggarakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM pada Rabu (24/6) di Auditorium RMJT Soehakso FMIPA UGM.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kapasitas para pengampu akademik dan kemahasiswaan dalam memberikan pendampingan psikologis kepada mahasiswa. Kegiatan diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta staf Pusat Keamanan, Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (PK5L) FMIPA UGM.
Sesi pelatihan diawali dengan pemaparan dari Direktur CPMH Fakultas Psikologi UGM, Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc., Ph.D., Psikolog, yang menyampaikan materi mengenai literasi dasar kesehatan mental serta Pengantar Psychological First Aid (PFA). Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya peran lingkungan akademik dalam mengenali dan merespons kebutuhan psikologis mahasiswa secara tepat.
Salah satu pesan yang ditekankan dalam sesi ini adalah pentingnya membangun hubungan yang aman dan penuh kepercayaan dalam proses pendampingan. “Ketika kita ingin orang lain terbuka dengan kita, kita harus memulai dengan lebih dulu membuka diri,” ungkap Diana.

Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan sesi pendalaman mengenai PFA yang dibawakan oleh tim CPMH, yaitu Anggit Nursasmito dan Nurul Hidayati. Pada sesi ini, peserta mempelajari prinsip-prinsip dasar PFA yang dapat diterapkan ketika mendampingi individu yang sedang mengalami tekanan psikologis atau situasi krisis.
Tim CPMH menjelaskan bahwa PFA berlandaskan tiga prinsip utama, yaitu Look, Listen, dan Link. Prinsip Look menekankan pentingnya mengamati kondisi dan kebutuhan individu, Listen berfokus pada kemampuan mendengarkan secara aktif dan empatik, sedangkan Link bertujuan menghubungkan individu dengan sumber daya dan layanan yang sesuai untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Dalam pembahasan mengenai prinsip Link, peserta juga memperoleh informasi mengenai berbagai layanan dan fasilitas kesehatan mental yang tersedia bagi mahasiswa UGM, sehingga dapat menjadi rujukan ketika ditemukan mahasiswa yang membutuhkan dukungan profesional.
Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik penerapan PFA yang melibatkan probandus dari tim CPMH. Melalui simulasi tersebut, peserta berkesempatan mempraktikkan keterampilan pendampingan psikologis secara langsung dalam situasi yang menyerupai kondisi nyata. Setelah praktik berlangsung, tim CPMH memberikan sesi umpan balik dan review untuk membahas pengalaman peserta serta mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam proses pendampingan.
Melalui pelatihan ini, CPMH berharap para pengampu akademik dan kemahasiswaan di lingkungan FMIPA UGM semakin siap dalam mengenali kebutuhan psikologis mahasiswa, memberikan dukungan awal yang tepat, serta menghubungkan mahasiswa dengan layanan bantuan yang tersedia. Kolaborasi lintas unit seperti ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem kampus yang lebih peduli terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan sivitas akademika.
Penulis: Nurul Hidayati