• Tentang CPMH
  • Media
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Psikologi
Center for Public Mental Health
  • TENTANG KAMI
    • TENTANG CPMH
    • Visi dan Misi
    • LANGKAH GERAK
    • MITRA
    • Tim Kami
  • AKTIVITAS
    • Advokasi
    • Kuliah Online (Kulon)
    • Mindtenance
    • Mindspiration
    • LAIN-LAIN
  • SUMMER COURSE
    • 2026
    • 2025
    • 2024
    • 2023
    • 2017-2022
  • ARTIKEL PSIKOEDUKASI
  • E-LIBRARY
  • Beranda
  • Kegiatan
  • Mindspiration
  • Mindspiration #4 Bahas Peran Religiusitas dan Harapan dalam Pencegahan Bunuh Diri

Mindspiration #4 Bahas Peran Religiusitas dan Harapan dalam Pencegahan Bunuh Diri

  • Mindspiration, Pengabdian Kepada Masyarakat, Rilis
  • 15 September 2026, 11.49
  • Oleh: CPMH
  • 0

Bunuh diri masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di tingkat global. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa lebih dari 720.000 orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahunnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pencegahan bunuh diri tidak hanya memerlukan akses terhadap layanan kesehatan mental, tetapi juga pemahaman yang lebih komprehensif mengenai berbagai faktor yang dapat memengaruhi seseorang ketika menghadapi tekanan dan krisis, termasuk aspek sosial, budaya, serta spiritual.

Melanjutkan pembahasan pada Mindspiration #3, Center for Public Mental Health (CPMH), Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali menghadirkan Mindspiration #4 dengan tema “Suicide dalam Riset: Fenomena Bunuh Diri dan Nilai Hidup”. Program podcast edukatif ini menghadirkan pembahasan berbasis ilmu pengetahuan mengenai fenomena bunuh diri dan dapat diakses secara gratis melalui laman YouTube CPMH Psi UGM. Melalui Mindspiration, CPMH berupaya memperluas literasi kesehatan mental masyarakat melalui diskusi mengenai isu-isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Pada episode ini, CPMH kembali menghadirkan Nurdiyanto, yang akrab dipanggil Noer, mahasiswa doktoral Fakultas Psikologi UGM yang aktif melakukan riset mengenai bunuh diri. Diskusi dipandu oleh Nurul Hidayati sebagai host. Setelah pada episode sebelumnya membahas keterkaitan bunuh diri dengan budaya dan konteks sosial, Mindspiration #4 melanjutkan pembahasan dengan menyoroti peran religiusitas, harapan, dan nilai hidup dalam memahami serta mencegah bunuh diri.

Dalam pemaparannya, Noer menjelaskan bahwa religiusitas dapat memiliki kontribusi dalam upaya pencegahan bunuh diri. Kontribusi tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan meningkatnya keimanan, tetapi juga dengan bagaimana religiusitas dapat membantu seseorang membangun pemahaman mengenai makna hidup, nilai keberadaan diri, serta tanggung jawab terhadap kehidupan. Kesadaran tersebut dapat menjadi sumber harapan, dukungan moral, dan kekuatan psikologis ketika seseorang menghadapi tekanan atau situasi krisis.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut adalah harapan. Noer mengungkapkan, “Orang yang bunuh diri cenderung orang yang tidak memiliki harapan.” Hilangnya harapan dapat membuat seseorang merasa tidak lagi memiliki tujuan maupun melihat adanya jalan keluar dari permasalahan yang sedang dihadapi. Dalam kondisi tersebut, kemampuan untuk melihat kemungkinan masa depan dan menemukan alasan untuk tetap menjalani kehidupan dapat menjadi bagian penting dalam proses pencegahan.

Karena itu, dukungan dari lingkungan sekitar menjadi hal yang penting ketika seseorang mengalami keputusasaan. Kepekaan terhadap perubahan kondisi seseorang, kesediaan untuk mendengarkan tanpa menghakimi, serta pemberian dukungan emosional dapat membantu individu merasa tidak menghadapi permasalahannya seorang diri. Dukungan tersebut juga perlu disertai dengan akses terhadap bantuan profesional ketika individu membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Pembahasan mengenai religiusitas dan harapan juga menunjukkan bahwa pencegahan bunuh diri perlu dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Faktor psikologis tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial, budaya, dan spiritual yang melingkupi kehidupan seseorang. Dengan memahami berbagai dimensi tersebut, masyarakat dapat mengembangkan cara pandang yang lebih utuh terhadap individu yang sedang mengalami krisis dan menghindari penyederhanaan terhadap kompleksitas fenomena bunuh diri.

Melalui Mindspiration #3 dan #4, CPMH Fakultas Psikologi UGM menghadirkan pembahasan yang saling melengkapi mengenai fenomena bunuh diri. Jika episode sebelumnya menyoroti bagaimana budaya dan konteks sosial memengaruhi cara seseorang memaknai kehidupan dan bunuh diri, episode berikutnya memperluas perspektif dengan membahas religiusitas, harapan, dan nilai hidup sebagai bagian dari pemahaman terhadap upaya pencegahan bunuh diri.

Rangkaian pembahasan tersebut menjadi bagian dari komitmen CPMH untuk terus menghadirkan edukasi kesehatan mental berbasis ilmu pengetahuan kepada masyarakat. Melalui pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor psikologis, sosial, budaya, dan spiritual, masyarakat diharapkan dapat melihat bunuh diri sebagai persoalan yang kompleks sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap individu yang sedang menghadapi tekanan dan kehilangan harapan.

Penulis: Fanysa Naura Husnia
Editor: Nurul Hidayati

Tags: Mindspiration pencegahan bunuh diri SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4: Pendidikan Berkualitas World Suicide Prevention Day

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

  • Kesehatan Jiwa di Gunungkidul Jadi Perhatian, CPMH Fakultas Psikologi UGM Dorong Penguatan TPKJM
  • Film Harmoni: Healing Together Diputar di Italia, Angkat Kolaborasi Kesehatan Mental dan Agama
  • Judi Online di Lingkungan Kerja: Dampak Psikologis dan Pentingnya Deteksi Dini
  • CPMH UGM dan Dinkes Sleman Perkuat Edukasi Kesehatan Mental melalui Program P3LP di Pesantren
  • Bukan Hanya Psikolog dan Psikiater: Mengenal Peran Perawat dalam Layanan Kesehatan Mental
Universitas Gadjah Mada

Center for Public Mental Health
Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Gedung D Lantai 6 Ruang D-603
Jl. Sosio Humaniora Bulaksumur Yogyakarta 55281 Indonesia
Email: cpmh@ugm.ac.id
Telepon: +62 274 550435 ext. 145
WhatsApp/sms: +62 8132 739 5698

Media Sosial:
Instagram: @cpmhugm

X: @cpmhugm
Facebook: CPMH Psikologi UGM
Threads: @cpmhugm
LinkedIn: Center for Public Mental Health UGM
YouTube: CPMH Psi UGM

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY