• Tentang CPMH
  • Media
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Psikologi
Center for Public Mental Health
  • TENTANG KAMI
    • TENTANG CPMH
    • Visi dan Misi
    • LANGKAH GERAK
    • MITRA
    • Tim Kami
  • AKTIVITAS
    • Advokasi
    • Kuliah Online (Kulon)
    • Mindtenance
    • Mindspiration
    • LAIN-LAIN
  • SUMMER COURSE
    • 2026
    • 2025
    • 2024
    • 2023
    • 2017-2022
  • ARTIKEL PSIKOEDUKASI
  • E-LIBRARY
  • Beranda
  • Rilis
  • page. 2
Arsip:

Rilis

Tim CPMH UGM Bahas Kolaborasi Profesional Kesehatan Mental dan Penyembuh Berbasis Keagamaan di Sapienza University of Rome

Kegiatan LainRilis Friday, 25 September 2026

Kesehatan mental merupakan isu global yang membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada layanan klinis, tetapi juga mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan pengalaman hidup individu. World Health Organization (WHO) mencatat bahwa pada 2023 hampir 1,2 miliar orang di dunia hidup dengan gangguan mental, sementara sebagian besar belum memperoleh akses terhadap layanan yang efektif. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengembangan sistem dukungan kesehatan mental yang dapat menjangkau kebutuhan individu dalam konteks kehidupan dan komunitasnya. read more

Melampaui Prestasi Akademik, CPMH Dorong Pengasuhan yang Mendukung Ketangguhan Anak

Kuliah OnlinePengabdian Kepada MasyarakatRilis Friday, 25 September 2026

Tekanan untuk berhasil dapat menjadi bagian dari pengalaman tumbuh anak dan remaja. Survei UNICEF terhadap anak muda di Indonesia menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai anak-anak saat ini menghadapi tekanan untuk berhasil yang lebih besar dibandingkan generasi orang tua mereka ketika tumbuh dewasa. Survei yang sama juga menemukan bahwa 29 persen anak muda Indonesia mengatakan mereka sering merasa tertekan atau kehilangan minat untuk melakukan berbagai hal. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya lingkungan pengasuhan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian, tetapi juga memberikan ruang bagi anak untuk berkembang, mengenali potensinya, dan membangun ketangguhan. read more

CPMH Bekali Mahasiswa Baru PWK UGM dengan Literasi Dasar Kesehatan Mental

Kegiatan LainPengabdian Kepada MasyarakatRilis Monday, 21 September 2026

Kelompok usia 15–24 tahun menjadi kelompok dengan prevalensi depresi tertinggi di Indonesia berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, yaitu sebesar 2 persen. Pada kelompok yang berstatus sebagai mahasiswa, proporsi depresi tercatat sebesar 2,1 persen. Data tersebut menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental pada masa transisi menuju dan selama menjalani pendidikan tinggi. read more

Optimalisasi Kemampuan Menulis bagi Para Mahasiswa, CPMH Adakan Pelatihan Internal

Kegiatan LainRilis Friday, 18 September 2026

Kemampuan menulis merupakan salah satu keterampilan yang penting bagi mahasiswa, terutama dalam mendukung kegiatan akademik. Selama menjalani perkuliahan, menulis menjadi bagian dari keseharian mahasiswa, baik dalam mengerjakan tugas akademik maupun menyampaikan gagasan secara tertulis. read more

Perkuat Riset Berbasis Bukti, CPMH dan Prodi Doktor Psikologi UGM Gelar Workshop Scoping Review dan Systematic Literature Review

Kegiatan LainRilis Thursday, 17 September 2026

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut intervensi psikologis berbasis bukti sebagai bagian penting dari layanan kesehatan, sosial, perlindungan, dan pendidikan. WHO juga mencatat bahwa banyak intervensi psikologis telah memiliki bukti efektivitas pada berbagai konteks dan populasi. Sementara itu, American Psychological Association (APA) menempatkan evidence-based practice in psychology sebagai integrasi antara bukti penelitian terbaik yang tersedia, keahlian klinis, serta karakteristik, budaya, dan preferensi individu yang menerima layanan. read more

Mendidik Anak di Era AI, Guru Didorong Perkuat Karakter dan Digital Wellbeing Peserta Didik

Kegiatan LainPengabdian Kepada MasyarakatRilis Wednesday, 16 September 2026

Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) membawa perubahan pada cara anak belajar, berinteraksi, dan memperoleh informasi. UNICEF menyoroti bahwa perkembangan AI menghadirkan peluang sekaligus risiko baru bagi anak, termasuk dalam proses belajar dan kehidupan sosial mereka. Karena itu, pemanfaatan AI dalam pendidikan perlu disertai pendampingan agar teknologi tetap mendukung perkembangan anak secara utuh. read more

Keluarga sebagai Tempat Pulang untuk Menguatkan Ketahanan Mental Anak

Kegiatan LainPengabdian Kepada MasyarakatRilis Wednesday, 16 September 2026

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi depresi di Indonesia tercatat sebesar 1,4%, dengan prevalensi tertinggi ditemukan pada kelompok usia muda 15–24 tahun, yaitu sebesar 2%. Data tersebut menunjukkan pentingnya perhatian terhadap lingkungan terdekat anak dan remaja, termasuk keluarga, dalam mendukung kesehatan mental serta kemampuan mereka menghadapi berbagai tekanan selama masa perkembangan. read more

Mindspiration #4 Bahas Peran Religiusitas dan Harapan dalam Pencegahan Bunuh Diri

MindspirationPengabdian Kepada MasyarakatRilis Tuesday, 15 September 2026

Bunuh diri masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di tingkat global. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa lebih dari 720.000 orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahunnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pencegahan bunuh diri tidak hanya memerlukan akses terhadap layanan kesehatan mental, tetapi juga pemahaman yang lebih komprehensif mengenai berbagai faktor yang dapat memengaruhi seseorang ketika menghadapi tekanan dan krisis, termasuk aspek sosial, budaya, serta spiritual. read more

Penguatan Keluarga sebagai Fondasi Generasi Emas: Pesan ISCP 2026 dalam Audiensi bersama DPRD DIY

AdvokasiRilis Tuesday, 15 September 2026

Keluarga merupakan lingkungan utama bagi tumbuh kembang dan kesejahteraan anak. Namun, tidak semua keluarga memiliki kondisi dan sumber daya yang memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar. Laporan Bappenas, BPS, SMERU, dan UNICEF berdasarkan data SUSENAS 2023 menunjukkan bahwa 37,4% atau sekitar 29,8 juta anak di Indonesia mengalami deprivasi multidimensi, yaitu kekurangan pada setidaknya dua dimensi kesejahteraan dasar. read more

CPMH Bahas Proses Berduka dan Pemulihan setelah Kehilangan akibat Bunuh Diri

Kuliah OnlinePengabdian Kepada MasyarakatRilis Friday, 11 September 2026

Setiap kematian akibat bunuh diri tidak hanya berdampak pada individu yang meninggal, tetapi juga meninggalkan dampak jangka panjang bagi keluarga, teman, dan komunitas yang ditinggalkan. World Health Organization (WHO) mencatat lebih dari 720.000 orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahun di dunia. WHO juga menekankan bahwa dampak bunuh diri meluas kepada orang-orang yang kehilangan orang terdekat, sehingga dukungan bagi mereka yang berduka menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penanganan bunuh diri. read more

1234…9

Berita Terbaru

  • Kesehatan Jiwa di Gunungkidul Jadi Perhatian, CPMH Fakultas Psikologi UGM Dorong Penguatan TPKJM
  • Film Harmoni: Healing Together Diputar di Italia, Angkat Kolaborasi Kesehatan Mental dan Agama
  • Judi Online di Lingkungan Kerja: Dampak Psikologis dan Pentingnya Deteksi Dini
  • CPMH UGM dan Dinkes Sleman Perkuat Edukasi Kesehatan Mental melalui Program P3LP di Pesantren
  • Bukan Hanya Psikolog dan Psikiater: Mengenal Peran Perawat dalam Layanan Kesehatan Mental
Universitas Gadjah Mada

Center for Public Mental Health
Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Gedung D Lantai 6 Ruang D-603
Jl. Sosio Humaniora Bulaksumur Yogyakarta 55281 Indonesia
Email: cpmh@ugm.ac.id
Telepon: +62 274 550435 ext. 145
WhatsApp/sms: +62 8132 739 5698

Media Sosial:
Instagram: @cpmhugm

X: @cpmhugm
Facebook: CPMH Psikologi UGM
Threads: @cpmhugm
LinkedIn: Center for Public Mental Health UGM
YouTube: CPMH Psi UGM

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY