Budaya senioritas yang tidak sehat masih menjadi salah satu tantangan di lingkungan pendidikan berasrama. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berulang kali mengingatkan pentingnya mencegah segala bentuk kekerasan dan perundungan yang kerap berakar pada relasi senior-junior yang tidak setara. Oleh karena itu, penguatan keterampilan mengelola konflik dan berkomunikasi secara sehat menjadi salah satu upaya penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan peserta didik.
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Kesehatan mental menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas kinerja di lingkungan kerja. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa setiap tahun sebanyak 12 miliar hari kerja hilang akibat depresi dan kecemasan, dengan kerugian ekonomi global mencapai US$1 triliun karena menurunnya produktivitas. WHO juga menegaskan bahwa lingkungan kerja yang sehat secara psikologis berperan penting dalam meningkatkan performa, mempertahankan produktivitas, serta mendukung kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kemampuan mengenali dan mengelola emosi merupakan fondasi penting bagi kesehatan mental dan perkembangan anak. Namun, tantangan pada aspek ini masih menjadi perhatian global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan satu dari tujuh anak dan remaja mengalami gangguan kesehatan mental, sementara Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) menunjukkan bahwa satu dari tiga remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir. Kondisi ini menunjukkan pentingnya peran keluarga dalam mendukung perkembangan emosi anak sejak dini.
Maraknya penggunaan media digital membuat anak dan remaja semakin rentan mengalami berbagai bentuk kekerasan di ruang siber, termasuk cyberbullying. UNICEF mencatat bahwa anak-anak Indonesia menghadapi berbagai risiko di dunia digital, termasuk perundungan siber, sementara masih banyak anak yang belum mendapatkan edukasi memadai terkait keamanan berinternet. Kondisi ini menunjukkan pentingnya literasi digital sejak usia sekolah agar anak mampu menggunakan teknologi secara aman, bertanggung jawab, dan saling menghargai. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) berpartisipasi dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP Tumbuh melalui seminar edukasi bertema Cyberbullying pada Jumat (10/7).
Kehadiran ayah dalam keluarga menjadi tema yang diangkat Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026. Melalui Center for Public Mental Health (CPMH), Fakultas Psikologi UGM bekerja sama dengan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan seminar bertajuk A Shoulder to Cry On: Bertahan Bersama, Bertumbuh Bersama, Menghadirkan Ayah dalam Keluarga pada Jumat (3/7) di Selasar D-100 Fakultas Psikologi UGM dan secara daring melalui Zoom dan kanal YouTube.
Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya promotif dan preventif kesehatan mental melalui kegiatan Seminar Edukasi Anti-Bullying di SMP dan SMA Muhammadiyah Boarding School (MBS) Sleman. Mengusung tema “No Drama, No Bullying, Just Respect”, kegiatan ini diikuti oleh 375 santri SMP dan 347 santri SMA.
Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan rangkaian Kuliah Online (Kulon) melalui kegiatan Kuliah Online #75: “From Risk to Resilience: Healing not Hiding” pada Jumat (26/6) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.
CPMH UGM Berikan Pelatihan Pendampingan Psikologi bagi Pengampu Akademik dan Kemahasiswaan FMIPA UGM
Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Pendampingan Psikologi bagi Pengampu Akademik dan Kemahasiswaan yang diselenggarakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM pada Rabu (24/6) di Auditorium RMJT Soehakso FMIPA UGM.
Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) berkesempatan berkolaborasi dengan Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta dalam penyelenggaraan Seminar Edukasi Seksualitas bertajuk “Puberty, Identity, and Healthy Boundaries” pada Rabu (24/6).
Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berkontribusi dalam penguatan upaya pencegahan bunuh diri melalui kegiatan Bimbingan Teknis Kalurahan Siaga Sehat Jiwa yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Kegiatan dilaksanakan dalam dua kesempatan, yaitu pada Selasa (23/6) di Kapanewon Berbah dan Kamis (25/6) di Kapanewon Pakem.